Face Of Indonesia

Mohon untuk Login
Bagi Yang Belum Punya Id Klik Register

ADMIN = gedeagas

Co-Admin = antonius03,superdong
Salam

Admin Face Of Indonesia
Face Of Indonesia

Larages indonesian Hig tec Comunity

Login

Lupa password?

facebook like

Cuaca

bloguez.com

Latest topics

» Apakah Forum ini Bagus
Wed Jun 22, 2011 11:35 am by WilmanMx

» Dampak Nuklir Jepang
Wed Jun 22, 2011 11:33 am by WilmanMx

»  ....... TEST IQ SEDERHANA ............... (Ngaku pintar masuk lu !!!)
Sun Jun 05, 2011 10:06 pm by Tamu

» Cheat Ninja saga
Tue May 17, 2011 9:46 am by gedeagas

» ✦ ✦ ✦ Baju Karate Murah ✦ ✦ ✦
Sun May 15, 2011 9:01 pm by kakaslank

» Trans TV dan Trans 7 boikot panasonic Gobel Awards ke-14
Sun May 15, 2011 7:10 pm by gedeagas

» Sekilas Mengenai BlackBerry®
Sun May 15, 2011 7:00 pm by gedeagas

» [REVISED]The Lounge's Guidelines - You Ought To Read This First!
Sun May 15, 2011 6:47 pm by gedeagas

» Pirates of The Caribbean 4: The Fountain of Youth (review)
Sun May 15, 2011 12:49 pm by gedeagas

Kamus Forum

Kamus

Navigation

User Yang Sedang Online

Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada


[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 17 pada Thu Mar 31, 2011 2:59 pm

RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 

    Cara Miliarder Jepang Membantu Korban Bencana

    Share

    Tamu
    Tamu

    Cara Miliarder Jepang Membantu Korban Bencana

    Post  Tamu on Sun Mar 27, 2011 10:19 am

    Cara Miliarder Jepang Membantu Korban Bencana

    Sudah dua minggu berlalu, sejak gempa dan tsunami menghancurkan Jepang, negara dengan ekonomi terbesar ketiga dunia. Sektor ekonomi sudah pasti terganggu, termasuk pelaku bisnis di negeri itu. Bisnis mereka langsung terpuruk.

    Tetapi seperti yang diberitakan Forbes, para miliarder Jepang tetap bersemangat memberikan bantuan terhadap korban gempa dan tsunami.

    Berikut ini adalah kumpulan konglomerat Jepang yang terkena bencana dan upaya mereka membantu untuk sesama.

    Tadashi Yanai, kekayaan US$6,3 miliar
    Saham perusahaannya, Fast Retailing jatuh 20 persen setelah gempa bumi, dan mengurangi US$1,3 miliar dari kekayaannya. Meski mengalami kerugian, ia secara pribadi memberikan US$12 juta yang tampaknya menjadi sumbangan perorangan terbesar bagi upaya pemulihan Jepang. Group ritelnya telah mendonasikn US$8,6 juta berupa pakaian kepada korban dan uang tunai US$5 juta. Pengecer pakaian ini berencana mengumpulkan donasi dalam kotak sumbangan pada 2.200 perusahaan Uniqlo, Theory, dan toko lainnya di seluruh dunia. Tadashi Yanai dan keluarganya memiliki kekayaan US$7,6 miliar. Di Jepang ia menjadi orang terkaya nomor dua versi majalah Forbes, sedangkan di dunia ia menempati peringkat 122.
    foto orngya ndan:



    Masayoshi Son, kekayaan US$8,2 miliar
    Perusahaannya menciptakan aplikasi iPhone yang memungkinkan pelanggan untuk memberikan donasi. Ia juga memberikan 12 ribu ponsel dengan layanan tak terbatas untuk daerah yang terkena bencana. Ponsel ini diberikan secara gratis untuk membantu lembaga, tokoh masyarakat dan keluarga korban. Ia juga menawarkan pesan darurat untuk smart phones. Beberapa tokonya Softbank tutup, terutama daerah timur laut yang terkena pemadaman bergilir.
    Ia merupakan orang terkaya di Jepang, dan untuk peringkat dunia CEO SoftBank itu menempati rangking 113 versi Forbes.




    Yoshikazu Tanaka, kekayaan US$2,3 miliar
    Penyelenggara game mobile ini mengatur situs donasi dengan cara membeli original avatar "Gree Volunteer" dengan100 hingga 10 ribu emas (mata uang Gree). Perusahaan jejaring sosial ini akan menyumbangkan 1 yen untuk setiap pembelian emas. Pada saat gempa, Gree telah digunakan untuk menkonfirmasi keselamatan banyak orang.

    "Kami akan membuat setiap usaha dan tidak membiarkan layanan berhenti berjalan. Kami akan terus melihat kontribusi yang bisa kita buat" ujar Yoshikazu.

    Pria berumur 34 ini menjadi orang terkaya di Jepang peringkat 14 dan urutan 540 orang kaya dunia.





    Masatoshi Ito, kekayaan US$1,2 miliar
    Menurut juru bicara perusahaan, gangguan logistik dan penimbunan pelanggan merupakan tantangan besar bagi raksasa ritel. Sekitar 350 dari 13.200 toko Seven Eleven tutup, paling banyak di timur laut. Beberapa tokonya yaitu Ito Yokado Supermarket menjual produk di luar ruangan, untuk digunakan sebagai tempat penampungan bagi pengungsi.

    Perusahaan ini juga menyediakan 30 ribu botol air mineral 2 liter, 1.000 kue kering, 14 ton pisang, untuk Miyagi dan 1.728 botol mineral ukuran 2 liter air untuk Fukushima melalui transportasi darat dan helikopter serta 10 ribu selimut dan 4.800 kemasan beras (200 gram) untuk Miyagi dan Iwate, satu truk air untuk Miyagi, 4.225 roti untuk Fukushima. Semua tokonya juga digunakan untuk penggalangan dana.

    Pria berumur 86 itu menempati urutan 12 orang terkaya di Jepang dan menduduki peringkat 488 orang kaya dunia. Ia merupakan pengusaha ritel Seven & I yang mengoperasikan 7 Eleven, supermarket yang dilengkapi dengan restoran.



    Kentaro Ogaa, kekayaan US$530 juta
    Awalnya tiga ratus lebih tokonya, Zensho, yang menyediakan lebih dari 3000 mangkuk daging sapi ini tutup, bahkan satu di Kesennuma tidak bisa dijangkau. Tim penanggulangan bencana datang ke lokasi tersebut untuk membantu menjaga restoran tetap buka. Zensho mematikan sebagian lampunya untuk menghemat energi. Ia menyediakan sup di Miyagi untuk 1.600 orang lebih banyak dari yang direncanakan.




    Ane Cuma Minta and
    avatar
    gedeagas
    Admin [GM]
    Admin [GM]

    Jumlah posting : 182
    Points : 2147483635
    Cendol : 10032
    Join date : 24.03.11

    Re: Cara Miliarder Jepang Membantu Korban Bencana

    Post  gedeagas on Sun Mar 27, 2011 10:21 am

    Nice Inpo Gan Very Happy sudah terkirim

    Tamu
    Tamu

    Re: Cara Miliarder Jepang Membantu Korban Bencana

    Post  Tamu on Sun Mar 27, 2011 10:23 am

    ANE MASIH NUBITOL......

    Mohon bimbinganya Very Happy

    Sponsored content

    Re: Cara Miliarder Jepang Membantu Korban Bencana

    Post  Sponsored content


      Waktu sekarang Wed Sep 27, 2017 4:39 am